Beranda/cisco
cisco

Celah Kritis Cisco Secure FMC (CVE-2026-20079) Dieksploitasi Aktif: Apa yang Perlu Anda Tahu

Cisco mengonfirmasi kerentanan bypass autentikasi dengan skor CVSS 10.0 di Secure Firewall Management Center (FMC) sedang dieksploitasi aktif, memungkinkan penyerang mendapatkan akses root tanpa izin.

Bagus Lindu Pamungkas
Bagus Lindu Pamungkas
Tim Merdeka Siber
10 September 2026
2 menit baca · 1 dibaca
Celah Kritis Cisco Secure FMC (CVE-2026-20079) Dieksploitasi Aktif: Apa yang Perlu Anda Tahu

Mengenal Cisco Secure Firewall Management Center (FMC)

Cisco Secure Firewall Management Center (FMC) adalah platform manajemen terpusat yang dirancang untuk mengelola dan memantau perangkat keamanan jaringan Cisco, termasuk firewall dan sistem pencegahan intrusi (IPS). FMC memungkinkan administrator untuk mengonfigurasi kebijakan keamanan, menerapkan pembaruan, dan menganalisis peristiwa keamanan dari satu konsol. Ini adalah komponen krusial dalam infrastruktur keamanan banyak organisasi, memberikan visibilitas dan kontrol yang komprehensif atas pertahanan jaringan mereka.

Deteksi Eksploitasi Aktif pada CVE-2026-20079

Cisco baru-baru ini mengonfirmasi bahwa kerentanan bypass autentikasi dengan tingkat keparahan maksimum, yang dilacak sebagai CVE-2026-20079, di perangkat lunak Secure FMC mereka sedang dieksploitasi secara aktif. Kerentanan ini memiliki skor CVSS 10.0, menunjukkan tingkat risiko tertinggi. Penyerang yang tidak terautentikasi dapat memanfaatkan celah ini untuk melewati proses autentikasi dan menjalankan skrip serta perintah dengan hak akses root pada perangkat yang rentan. Cisco PSIRT (Product Security Incident Response Team) pertama kali menyadari eksploitasi aktif pada Agustus 2026.

Detail Teknis Kerentanan

CVE-2026-20079 disebabkan oleh proses sistem yang tidak tepat yang dibuat saat waktu boot. Celah ini memungkinkan penyerang untuk mengirim permintaan HTTP yang direkayasa ke antarmuka web perangkat yang terpengaruh. Jika serangan berhasil, penyerang yang tidak terautentikasi dapat mengeksekusi skrip dan perintah pada perangkat dengan hak akses root. Kerentanan ini memengaruhi Cisco Secure FMC Software dan Cisco Security Cloud Control Firewall Management. Cisco telah menambal layanan Security Cloud Control yang di-hosting di cloud.

Kronologi dan Indikator Kompromi (IOC)

Meskipun Cisco menyatakan bahwa eksploitasi aktif diketahui pada Agustus 2026, indikator kompromi (IOC) yang diterbitkan dalam pembaruan advisori Juli 2026 menunjukkan bahwa celah ini mungkin telah dieksploitasi lebih awal. Pada 29 Juli 2026, Cisco juga mengungkapkan kerentanan Secure FMC lainnya, CVE-2026-20316, yang disebabkan oleh kredensial statis. Cisco juga memperbarui advisori CVE-2026-20079 dengan indikator yang sama, menyiratkan potensi keterkaitan antara kedua celah tersebut dalam serangan yang sama. Contoh log yang diberikan oleh Cisco, yang bertanggal 23 Juli 2026, menunjukkan aktivitas terkait /var/tmp/license.tmp yang bisa menjadi tanda eksploitasi.

Dampak dan Rekomendasi Mitigasi

Eksploitasi berhasil dari CVE-2026-20079 dapat memberikan penyerang kontrol penuh atas perangkat Secure FMC, berpotensi mengarah pada kompromi jaringan yang lebih luas. Cisco menegaskan tidak ada solusi sementara (workaround) yang tersedia untuk kerentanan ini dan sangat merekomendasikan pelanggan untuk segera meningkatkan ke rilis perangkat lunak terbaru. Agensi seperti CISA (Cybersecurity and Infrastructure Security Agency) AS telah menambahkan CVE-2026-20079 ke katalog KEV (Known Exploited Vulnerabilities) mereka, memerintahkan lembaga pemerintah federal untuk mengamankan sistem yang rentan paling lambat 12 September 2026. Penting untuk dicatat bahwa menginstal hotfix hanya akan mencegah eksploitasi di masa mendatang, bukan memperbaiki perangkat yang sudah terkompromi. Pelanggan yang menemukan indikator kompromi disarankan untuk menghubungi Cisco Technical Assistance Center (TAC) untuk mendapatkan dukungan.

Kesimpulan

Kerentanan kritis di Cisco Secure FMC ini menunjukkan pentingnya pembaruan perangkat lunak secara berkala dan pemantauan keamanan yang proaktif. Dengan eksploitasi aktif yang dikonfirmasi, organisasi yang menggunakan Cisco Secure FMC harus segera mengambil tindakan untuk melindungi infrastruktur mereka dari ancaman ini. Tetap waspada dan selalu perbarui sistem Anda untuk menjaga keamanan siber.

Tingkatkan skill keamanan siber Anda

Gabung Bootcamp Online Merdeka Siber, dapatkan sertifikat resmi.

Daftar Sekarang