Hacker Iran Incar Infrastruktur Vital & Kripto, AS Jatuhkan Sanksi!
Amerika Serikat mengumumkan sanksi baru terhadap individu dan entitas yang didukung Iran atas keterlibatan mereka dalam peretasan infrastruktur penting dan pencurian aset digital.

Sanksi AS Terhadap Peretas Iran: Melindungi Infrastruktur Vital
Pemerintah Amerika Serikat telah mengumumkan sanksi baru yang menargetkan aktor siber Iran. Langkah ini merupakan bagian dari kampanye ekonomi komprehensif yang disebut "Operation Economic Outcast", bertujuan untuk memutus jalur pendanaan rezim Iran dan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) yang dianggap sebagai sponsor utama terorisme. Sanksi ini menyoroti ancaman serius dari kelompok peretas yang didukung negara terhadap infrastruktur kritis dan stabilitas finansial global.
Kelompok Peretas yang Ditargetkan
Sanksi ini secara khusus menargetkan kelompok siber berbahaya yang berafiliasi dengan Kementerian Intelijen dan Keamanan Iran (MOIS). Kelompok ini bertanggung jawab atas serangkaian kompromi luas terhadap entitas infrastruktur kritis AS, termasuk perusahaan energi, kontraktor pertahanan, institusi kesehatan, perusahaan IT, dan lembaga keuangan. MOIS diketahui mengarahkan beberapa jaringan aktor ancaman siber yang terlibat dalam spionase siber untuk mendukung tujuan politik Iran.
Lima individu yang dituduh sebagai anggota Mabna Institute yang berbasis di Teheran juga masuk daftar sanksi. Mereka adalah Keyvan Fayyaz Ghareh Blagh, Saber Shahbazi Balujeh, Mohammad Reza Kadkhoda'i, Mojtaba Ghal'eh-Kuhi, dan Arman Kahzadian. Mereka dituduh melakukan aktivitas kompromi jaringan, berhasil membobol dan mengeksfiltrasi data sejak akhir 2023.
Motif Ganda: Politik dan Keuntungan Pribadi
Kelompok peretas ini tidak hanya termotivasi oleh tujuan politik Iran, tetapi juga oleh keuntungan pribadi. Beberapa anggotanya memprioritaskan keuntungan finansial, bahkan sampai menargetkan perusahaan Iran sendiri. Contohnya, Arman Kahzadian dilaporkan fokus pada pencurian mata uang kripto, berhasil menguasai dompet Bitcoin senilai lebih dari $30.000 pada pertengahan 2023.
Analisis oleh TRM Labs terhadap 30 dompet yang terkait dengan lima anggota Mabna Institute menemukan total dana yang diterima sekitar $16,8 juta. Keyvan Fayyaz Ghareh Blagh sendiri memiliki 10 alamat yang menerima sekitar $15,5 juta antara Januari 2018 hingga Agustus 2026, menyumbang 92% dari volume on-chain jaringan tersebut. Ini menunjukkan skala operasi finansial mereka yang signifikan.
Peran Aset Digital dalam Pendanaan Ilegal
Sanksi ini juga menyoroti penggunaan aset digital untuk memfasilitasi pendanaan ilegal. Sebelumnya, TRM Labs mengungkapkan bagaimana dua perusahaan cangkang di Inggris, Zedcex dan Zedxion, memfasilitasi pendanaan operasional untuk IRGC, dengan memproses sekitar $1 miliar dana yang terkait dengan cabang angkatan bersenjata Iran. Ini menunjukkan bahwa ruang aset digital menjadi fokus utama dalam "Operation Economic Outcast" untuk mengisolasi rezim Iran baik di dalam maupun di luar rantai blok.
Ancaman Berkelanjutan dan Respons Global
Ancaman dari aktor siber Iran bersifat multi-cabang, mencakup pengumpulan dan penghancuran data, rekayasa sosial, kompromi cloud, pengawasan pembangkang, hingga penargetan oportunistik aset teknologi operasional yang terekspos. Serangan-serangan ini telah meluas ke sekutu AS, seperti insiden pemadaman listrik di Inggris yang diduga disebabkan oleh peretas Iran.
Departemen Luar Negeri AS melalui program Rewards for Justice menawarkan hadiah hingga $10 juta untuk informasi tentang individu yang terlibat dalam aktivitas siber berbahaya terhadap infrastruktur kritis AS di bawah arahan pemerintah asing. Ini menunjukkan komitmen AS untuk memerangi ancaman siber global ini.
Kesimpulan
Sanksi terbaru AS terhadap peretas yang didukung Iran menunjukkan komitmen kuat untuk melindungi infrastruktur kritis dan sistem keuangan dari serangan siber. Bagi kita di Merdeka Siber, ini adalah pengingat penting akan kompleksitas dan skala ancaman keamanan siber saat ini. Tetap waspada, terus belajar, dan selalu perbarui pengetahuan Anda tentang praktik keamanan siber terbaik untuk melindungi diri dan organisasi dari serangan serupa.
Tingkatkan skill keamanan siber Anda
Gabung Bootcamp Online Merdeka Siber, dapatkan sertifikat resmi.
