Beranda/samsung
samsung

Waspada! Celah Bixby Bisa Bikin HP Samsung Diambil Alih Hanya Lewat Satu Link!

Peneliti menemukan celah serius di Samsung Bixby, Samsung Members, dan Samsung Account yang memungkinkan peretas mengambil alih perangkat hanya dengan satu klik link berbahaya.

Bagus Lindu Pamungkas
Bagus Lindu Pamungkas
Tim Merdeka Siber
7 Agustus 2026
3 menit baca · 69 dibaca
Waspada! Celah Bixby Bisa Bikin HP Samsung Diambil Alih Hanya Lewat Satu Link!

Memahami Ekosistem Samsung Bixby

Samsung Bixby adalah asisten virtual berbasis kecerdasan buatan yang terintegrasi dalam berbagai perangkat Samsung, khususnya smartphone Galaxy. Bixby dirancang untuk membantu pengguna dalam berbagai tugas, mulai dari perintah suara, pencarian visual, hingga otomatisasi rutin perangkat. Fitur ini bekerja sama dengan aplikasi bawaan lain seperti Samsung Members (komunitas dan diagnostik) dan Samsung Account (manajemen layanan Samsung) untuk menyediakan pengalaman pengguna yang terhubung dan komprehensif.

Penemuan Rantai Eksploitasi yang Mengkhawatirkan

Para peneliti keamanan siber, Dimitrios Valsamaras dari Microsoft dan Ken Gannon dari Mobile Hacking Lab, berhasil mengungkap rantai eksploitasi berbahaya yang menargetkan ekosistem aplikasi Samsung. Penemuan ini pertama kali didemonstrasikan di ajang Pwn2Own Ireland pada Oktober 2025, di mana mereka berhasil meretas Samsung Galaxy S25 dan mendapatkan hadiah sebesar $50.000. Detail teknis serangan ini kemudian dipresentasikan di konferensi Black Hat 2026.

Anatomi Serangan: Dari Link ke Kendali Penuh

Serangan dimulai dengan metode rekayasa sosial: korban dibujuk untuk mengklik tautan berbahaya yang disebarkan melalui iklan jahat atau aplikasi pesan. Setelah diklik, celah keamanan akan dieksploitasi dalam serangkaian langkah:

  1. CVE-2025-21079 (Samsung Members): Tautan berbahaya memaksa aplikasi Samsung Members untuk terhubung ke situs web peretas.
  2. Pivot ke Samsung Account: Situs web peretas kemudian memaksa Samsung Members untuk membuka aplikasi Samsung Account.
  3. CVE-2025-58486 & CVE-2025-58487 (Samsung Account): Celah ini digunakan untuk memaksa Samsung Account terhubung ke situs peretas, yang kemudian mengeksploitasi kerentanan XSS untuk membuka Bixby.
  4. Eksploitasi Bixby Capsule: Dengan izin khusus dari Samsung Account, penyerang dapat mengakses 'titik masuk samping' Bixby dan memanipulasi 'Capsule' Bixby (layanan latar belakang internal aplikasi). Ini memungkinkan penyerang untuk mengeksekusi fungsi aplikasi secara tidak sah.

Dampak Serius dan Perangkat Terdampak

Setelah berhasil mengeksploitasi rantai kerentanan ini, penyerang dapat mencapai hak akses tingkat 'system' pada perangkat Android. Ini adalah tingkat hak istimewa tertinggi pada perangkat konsumen, yang memungkinkan pencurian data sensitif, peningkatan hak akses, dan bahkan eksekusi kode jarak jauh (Remote Code Execution/RCE). Dengan RCE, peretas dapat mengambil alih kendali penuh atas perangkat korban.

Eksploitasi ini berhasil direproduksi pada model Samsung Galaxy S25, S24, dan Flip 7. Samsung juga mengidentifikasi kerentanan serupa di aplikasi lain seperti Samsung Gallery dan Secure Folder.

Mitigasi dan Saran Keamanan

Samsung merespons dengan cepat setelah penemuan ini. Patch untuk kerentanan Samsung Members dirilis pada November 2025, sementara perbaikan untuk celah di Samsung Account menyusul pada Desember 2025. Penting bagi pengguna untuk selalu memastikan perangkat mereka menjalankan versi perangkat lunak terbaru.

Apa yang Harus Kamu Lakukan:

  • Perbarui Perangkat Lunak: Selalu instal pembaruan sistem operasi dan aplikasi segera setelah tersedia. Ini adalah pertahanan paling dasar dan efektif.
  • Waspada Terhadap Tautan: Jangan mudah mengklik tautan dari sumber yang tidak dikenal atau mencurigakan, bahkan jika terlihat tidak berbahaya.
  • Gunakan Sumber Resmi: Unduh aplikasi hanya dari Google Play Store atau Galaxy Store resmi.

Kesimpulan

Rantai eksploitasi Bixby ini menunjukkan betapa kompleksnya ancaman siber dan pentingnya kewaspadaan digital. Bahkan aplikasi bawaan yang paling sering kita gunakan bisa menjadi target. Dengan memahami risiko dan mengambil langkah-langkah pencegahan, kita dapat menjaga keamanan perangkat dan data pribadi kita. Tetap waspada dan terus belajar bersama Merdeka Siber!

Tingkatkan skill keamanan siber Anda

Gabung Bootcamp Online Merdeka Siber, dapatkan sertifikat resmi.

Daftar Sekarang